Pages

Subscribe:

Blogroll

Welcome in Football lovers

Follow Me

Friday, May 17, 2013

Membentuk Pemain yang tangguh dan profesional

Kepercayaan diri di dalam karakter pemain sepakbola merupakan elemen penting untuk meraih kemenangan. Optimalnya penampilan selain memiliki teknik yang handal perlu juga di tunjang faktor kepercayaan diri.

Apa penyebab mental menurun?

* Tim yang terus menerus mengalami kekalahan.
* Gagalnya seorang pemain berperan dalam tim.
* Faktor Cedera.
* Pelatih yang memberikan tekanan di luar kemampuan pemain.
* Faktor eksternal (keluarga).Faktor-faktor tersebut sangatlah mempengaruhi kondisi psikis pemain untuk dapat tampil optimal di dalam tim. 

Oleh sebab itu, peranan pelatih (coach) sangat vital dalam menentukan penampilan tim dan maksimalnya seorang pemain. Sebaliknya, ucapan-ucapan yang kurang pantas akan menjadi bumerang terhadap kondisi pemain .

Faktor yang mempengaruhi kepercayaan diri pemain:

* Masalah sepakbola yang belum mereka kenal betul.
* Perubahan Posisi yang sering di lakukan pelatih (coach).
* Perubahan taktik.
* Pergantian pelatih.
* Koreksi "kesalahan-kesalahan dalam latihan yang tidak mendapatkan perbaikan".
* Cedera .
* Fokus "masalah pribadi, gaya hidup, media, keluarga".


Membangun Program dari Latihan

Pelatih (coach) yang jeli dapat melihat dengan cermat faktor-faktor tersebut dalam penampilan pemain.

Pemain yang mengalami penurunan penampilan bisa dilihat jelas dalam sesi-sesi latihan yang disusun oleh pelatih. Contoh: ketika pelatih menyusun program shooting to the goal: dari 10 kesempatan tendangan, berapa yang tepat sasaran atau melenceng?

Membangun kepercayaan diri yang tinggi pada pemain harus dilakukan pelatih dengan cara sebagai berikut:

* Membangun dari latihan dengan memberikan pujian untuk pemain.
* Kesan positif dari gerak tubuh pelatih, memberikan apresiasi dengan berteriak: "excellent!"
* Dapat memberikan petunjuk kelemahan dan kekuatan pemain saat berlatih .
* Menikmati latihan dengan memberikan sesi latihan yang menggembirakan pemain.
* Menikmati "kekalahan" untuk dapat bangkit dan memberikan kemenangan yang diharapkan. 


Peranan Keluarga dan Orang-Orang Terdekat

Sebagai pemain adalah manusia biasa yang mempunyai persoalan-persoalan pribadi. Pelatih harus tanggap dan dapat melihat dari gerak tubuh pemain, sehingga perananya harus juga bisa melakukan perubahan pada para pemainnya.

Selain faktor pelatih, pemain juga harus mampu mengontrol dir isendiri dan belajar dari kesalahan dan kelemahannya.

Untuk meningkatkan kualitasnya, setiap pemain harus memiliki tujuan dalam meniti kemampuan dan kariernya:

* Pemain harus memiliki target yang tajam dalam perjalanan kariernya di sepakbola.
* Pemain harus terus mengoreksi diri untuk mengoptimalkan penampilannya.
* Pemain wajib membangun mental juara/pemenang di dalam diri masing-masing melalui jenjang bertahap .
* Berkomunikasi antarpemain dan lingkungan sepakbolanya.
* Senantiasa mempersiapkan diri.

Preview Gameweek 38 Fantasy Premier League versi BPL


Dengan juara liga, peringkat dua, serta tiga tim degradasi telah ditentukan, Gameweek 38 akan difokuskan pada tim-tim dengan motivasi tinggi.

Ini berarti ada sedikitnya tiga tim yang akan mencoba tampil habis-habisan: Arsenal, Chelsea, serta Spurs yang sama-sama memforsir kemenangan demi mengamankan tiket UCL, atau jalur langsung ke UCL tanpa melewati babak penyisihan.

Namun, kita juga tak dapat mengesampingkan beberapa tim dengan catatan kandang bagus, seperti Liverpool dan West Ham, yang akan menghadapi tim-tim degradasi.

Satu hal yang penting dicatat. Silakan Anda mengambil risiko pada pemilihan pemain, mengingat ini kesempatan terakhir untuk memperbaiki posisi di klasemen mini-league masing-masing.

GK – Joe Hart | Minggu lalu Mancini dipecat di tengah gameweek. Penggantinya, Brian kidd, sempat "bercanda" dengan formasi saat mencadangkan beberapa pemain regular seperti Kompany, Zabaleta, Nastasic, Nasri, dan Barry. Namun, Joe Hart sendiri tampaknya terjamin kehadirannya di Starting XI City. Apalagi ia juga memperoleh tiga cleansheet dan 22pts dari tiga laga terakhir. Kami mempercayakan pemain ini di bawah mistar gawang untuk menghalau serangan Norwich yang hanya mencetak dua gol dalam lima laga tandang mereka.

DEF – Jamie Carragher | Pertahanan Liverpool, yang mencetak empat cleansheet dalam 6 laga terakhir dan hanya kebobolan 3 gol, tampaknya tidak akan kesulitan untuk menjaga raihan tidak kebobolan. Apalagi mereka menghadapi penghuni dasar klasemen yang hanya berhasil mencetak satu gol di lima laga terakhir mereka. Cleansheet akan jadi sebuah kado perpisahan manis untuk Carra, yang juga akan memainkan laga terakhirnya di BPL dan Anfield. Carragher sendiri kami pilih untuk mengantisipasi kemungkinan rotasi dari Rodgers yang minggu lalu mencadangkan Jose Enrique. Glen Johnson dapat menjadi alternatif pilihan Anda karena ia menjanjikan attacking points setelah kemarin secara mengejutkan di pasang di sayap kanan

DEF – David Luiz | Chelsea mungkin sudah mengamankan tiket ke UCL musim depan, namun The Bluestentu saja tidak mau memulai dari fase penyisihan. Artinya, mereka akan tetap memburu kemenangan ketimbang bermain seri lalu poinnya disamai oleh Arsenal, dan mengambil risiko kalah selisih gol. David Luiz kami pilih karena adanya potensi cleansheet menghadapi Everton yang memang gagal mencetak gol di tiga pertandingan tandang mereka. Luiz juga berpotensi menuai attacking points. Dari lima laga terakhirnya, Luiz sering berpartisipasi dalam bola-bola mati, melepaskan 9 tembakan dan menciptakan 5 peluang.

DEF – Jan Vertonghen | Spurs akan memforsir kemenangan di White Hart Lane untuk mengejar tiket UCL, sambil berharap Arsenal ditahan seri Newcastle. Tentu saja AVB akan mengerahkan segala senjatanya untuk mengejar kemenangan sekaligus menuai banyak gol. Sebenarnya, memasukkan Vertonghen sendiri jadi pertaruhan. Namun, bukan poin cleansheet yang kami harapkan dari Super Jan, melainkan sebuah kejutan yang kerap dihadirkan saat menjadi senjata rahasia untuk mencetak gol. Kyle Walker, yang punya intensitas serangan lebih tinggi, bisa Anda jadikan pilihan.

MID – Gareth Bale | Walau dua minggu menghadirkan kekecewaan bagi para pemiliknya karena tidak menghasilkan gol ataupun assist, Gareth Bale tetap menjadi pilihan otomatis kami di lini tengah. Apalagi Spurs akan memforsir kemenangan melawan Sunderland yang kebobolan enam gol di laga tandang terakhir mereka.

MID – Coutinho | Dalam tiga laga terakhir, Coutinho telah menciptakan 10 peluang dan menghasilkan empatassist. Sebuah angka yang sangat menjanjikan untuk menghadapi QPR yang hanya sekali menciptakan clenasheet dalam 12 laga BPL terakhir. Itu pun dilakukan hanya saat melawan sesama tim degradasi, Reading. Satu hal yang mengganggu dari raihan Coutinho adalah, dari 2 gol dan 7 assistnya, hanya satu gol yang dibuat di depan publik Anfield.

MID – Juan Mata | Pentingnya kemenangan untuk mengamankan jalur langsung ke UCL masih ada di pikiran skuat Chelsea. Dua assist dari Mata saat mengantarkan Chelsea menjadi kampiun Europa League seakan mengingatkan kita akan betapa kreatifnya Juan Mata bagi kubu The Blues. Dalam 5 laga terakhir BPL, Mata telah menciptakan tiga belas peluang dan sebelas tembakan. Keuntungan lainnya adalah Mata sering berperan sebagai pengambil tendangan penjuru dan sangat berpeluang untuk menghasilkan attacking points.

MID – Theo Walcott | Seperti halnya Spurs dan Chelsea, Arsenal juga akan memforsir kemenangan untuk mengamankan tiket UCL. Wenger sendiri mengindikasikan belum tentu menurunkan Giroud yang telah bebas hukuman. Artinya kita masih dapat berharap pada konsistensi Walcot di lini depan Arsenal. Apalagi dalam empat laga terakhir ia telah menghasilkan 32 pts dari lima belas tembakan, tiga gol serta 8 BP. Ini jadi bekal yang bagus bagi Walcott untuk menjebol gawang Newcastle yang kebobolan sembilan gol dalam dua laga kandang terakhirnya. The Magpies pun telah kehilangan beberapa pilar pertahanannya termasuk kiper utama, Krul.

MID – Santi Cazorla | Kami mengambil risiko memainkan 2 gelandang dari klub yang sama, mengingat Arsenal akan memforsir kemenangan juga karena rekor buruk pertahanan Newcastle yang baru saja mengamankan posisinya di BPL. Peran Cazorla yang menjadi provider bagi empat gol Arsenal minggu lalu tentu tak dapat diabaikan begitu saja. Lepas dari kecemerlangannya di minggu lalu, catatan serangan Cazorla di lima laga terakhirnya juga cukup menjanjikan. Ia melepas sebelas tembakan serta menciptakan tiga belas peluang.

FWD – Daniel Sturridge | Memasang Coutinho sebagai midfielder Anda, otomatis juga perlu memasang penerima keuntungan dari assist Coutinho, yakni Sturridge. Empat puluh tiga poin dikumpulkan Sturridge dari empat laga terakhirnya, berkat enam gol, dua assist, serta tujuh bonus poin dari kemungkinan 12pts. Statistik yang menjanjikan untuk menutup musim dengan kemenangan atas QPR.

FWD – Emmanuel Adebayor | Striker pilihan kami minggu lalu ini menciptakan dua gol, satu assist serta 5 bonus poin. Raihan tersebut membuatnya total menghasilkan 20pts dalam dua gameweek. Tentu ini cukup jadi alasan bagi Adebayor untuk kembali masuk dalam Starting XI gameweek terakhir ini. Penting diingat, Adebayour juga akan membantu Bale dan Vertonghen, yang sudah ada dalam Starting XI kami, untuk mengejar tiket UCL.

SUBS:
GK – Michael Vorm | Brian Laudrup mengkonfirmasi kepulihan Vorm untuk kembali dapat diturunkan menghadapi Fulham. Sebuah potensi untuk merengkuh poin dari cleansheet datang dari Vorm, mengingat Fulham hanya mencetak empat gol dalam tujuh laga terakhirnya serta empat kali gagal menjebol gawang lawan dalam kurun waktu yang sama.

DEF – Joey O'Brien | Bermodalkan dua kali cleansheet dalam dua laga kandang terakhir, pertahanan West ham tampaknya tidak akan menghadapi kesulitan saat harus menahan serangan Reading. Apalagi Reading telah empat kali gagal menjebol gawang lawan dalam enam laga terakhirnya. O'Brien kami pilih karena ia jadidefender yang paling produktif dan aktif melepas crossing dari kubu West Ham. Guy Demel bisa jadi alternatif Anda untuk menekan budget.

MID – Shaun Maloney | Seorang budget player di bench. Walau sudah dipastikan terdegradasi, namun para pemain Wigan mungkin tetap ingin memberikan kado perpisahan yang manis pada Premier League dan pendukungnya. Nama Shaun Maloney yang membuat satu gol serta tiga assist dalam empat laga BPL terakhirnya layak dimasukan sebagai cadangan kita minggu ini. Shaun Maloney merupakan gelandang paling kreatif dalam 4 gameweek terakhir dengan 16 peluang yang ia ciptakan.

FWD – Andy Carroll | Sudah dua minggu Carroll libur mencetak gol ataupun assist. Padahal, di empat laga sebelumnya ia selalu mencetak gol ataupun assist. Namun ini bukan berarti catatan serangan Carroll buruk. Dalam empat gameweek terakhir, Carroll bahkan telah melesakkan 17 tembakan. Hanya Bale (24) dan Sturridge (20) yang membuat catatan attempt lebih banyak. Carroll sendiri akan menghadapi Reading yang kebobolan 12 gol dalam lima laga tandangnya.

Wednesday, May 1, 2013

Bayern Munchen melaju ke final Liga champions 2013


Barcelona - Bayern Munich kembali meraih hasil positif saat berhadapan dengan Barcelona di leg kedua babak semifinal Liga Champions. Die Rotenmenang telak 3-0 atas Los Cules.

Barca dan Bayern masih bermai sama kuat 0-0 pada paruh pertama pertandingan yang berlangsung di Camp Nou, Kamis (2/5/2013) dinihari WIB.

Parade gol The Bavarians dimulai oleh Arjen Robben pada meniit ke 48. Gerard Pique mencetak gol bunuh diri pada menit 72 hingga Bayern pun menggandakan keunggulan.

Thomas Mueller membawa Bayern menjauh berkat golnya yang dicetak dengan sundulan kepala empat menit berselang.

Dengan hasil 3-0 ini, Bayern pun berhasil melaju ke babak final dengan sangat dominan. Mereka menang agregrat 7-0 atas Azulgrana sebab pada leg pertama mampu menang dengan skor akhir 4-0.

Di babak final yang akan berlangsung di Wembley pada 25 Mei mendatang, Bayern sudah ditunggu oleh tim asal Jerman lainnya, Borussia Dortmund.

Jalannya Pertandingan

Kans pertama Barca hadir pada menit ke sembilan. Lewat satu skema sepakan bebas, Marc Batra melakukan satu sundulan meneruskan umpan dari Xavi. Sial, bola sundulannya jauh melayang di atas gawang.

Robben mendapatkan kans emas pada menit 11. Menerima umpan terobosan Bastian Schweinsteiger, dia tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Victor Valdes. Tapi, bola masih bisa diamankan oleh Gerard Pique.

Pedro melepaskan sepakan spekulasi dari luar kotak penalti pada menit 23. Tapi, Manuel Neuer masih sigap hingga mampu menepis bola.

Xavi gagal memanfaatkan kans emas di menit 26. Umpan sundulan Cecs Fabregas dari dalam kotak penalti menyambut umpan Dani Alves, diteruskan Xavi dengan tendangan voli kaki kanan yang masih melesat.

Kombinasi Xavi dan Cecs Fabregas di menit 30 masih belum membuahkan hasil Fabregas gagal menguasai bola sodoran Xavi dari sisi kotak penalti Bayern hingga mampu ditangkap dengan mudah oleh Neuer.

Lini belakang Bayern masih tampil prima hingga menit ke-33. Kali ini giliran sepakan Andres Iniesta yang mampu diblok.

Adriano mencoba peruntungan di menit 40. Belum juga membuahkan hasil bagi Barca, sepakan Adriano yang lemah mengarah gawang itu dengan sempurna bisa ditangkap oleh Neuer.

Bayern langsung unggul begitu babak kedua dimulai. Gol The Bavarians itu tercipta lewat kaki Robben pada menit ke-48.

Satu tendangan Valdes berhasil dikuasai oleh David Alaba. Lewat satu umpan jauh dari lini belakang, Robben berhasil menguasai bola lalu melepaskan tendangan melengkung dari sisi kanan pertahanan Barca yang menjebol gawang tuan rumah.

Tujuh menit kemudian Robben kembali mengancam. Kali ini sepakan volinya meneruskan crossing Franck Ribery masih melebar.

Barca melakukan pergantian pemain pertama di menit yang sama. Xavi keluar, Alexis Sanchez masuk. Perubahan taktik kedua dilakukan Tito Vilanova menit 65 dengan menarik Inista digantikan oleh Thiago Alcantara.

Bayern memutuskan untuk menyimpan Schweinsteiger pada menit 66. Dia yang sudah mengantongi kartu kuning digantikan oleh Gustavo pada menit 67.

Pedro melepaskan sepakan spekulasi pada meit 71. Tapi karena masih lemah, Neuer masih bisa menangkapnya dengan sempurna.

Bayern menggandakan keunggulan berkat gol bunuh diri Pique pada menit 72. Dia salah mengantisipasi umpan silang Ribery dari sayap kiri hingga membelokan bola masuk ke gawang sendiri.

Wakil Jerman itu kian dominan dengan gol ketiga yang dikemas Mueller lewat sundulan kepala empat menit kemudian.

Vilanova melakukan perubahan strategi terakhir dengan mengganti Batra dengan Motoya pada menit 87, tapi perubahan strategi itu tak membuahkan hasil bagi Barca.

Hingga pertandingan berakhir Barca tak mampu mencetak gol balasan, Bayern mengakhiri laga dengan skor akhir 3-0 dan menang agregrat 7-0. 

Susunan Pemain

Barcelona: Valdes, Dani Alves, Pique, Bartra (Montoya 87), Adriano, Xavi (Sanchez 55), Song, Iniesta (Thiago 64), Villa, Fabregas, Pedro

Bayern Munich: Neuer, Lahm (Rafinha 77), Boateng, Van Buyten, Alaba, Javi Martinez (Tymoshchuk 74), Schweinsteiger (Gustavo 67), Robben, Mueller, Ribery, Mandzukic

Barca kalah hanya Martinez yang mewakili spanyol diFinal Liga Champion 2013

Duel Jerman versus Spanyol di babak semifinal Liga Champions musim ini diprediksi dimenangi Jerman. Tapi Spanyol tetap bisa mengirim "wakilnya" di final: Javi Martinez.

Martinez adalah satu-satunya pemain Spanyol yang ada di skuat Bayern Munich saat ini. Ia dibeli di awal musim seharga 40 juta euro, dan itu adalah rekor transfer tertinggi dalam sejarah 50 tahun Bundesliga.

Sejauh ini harga tinggi Martinez dinilai sepadan dengan performanya di lapangan. Di pertandingan liga ia sudah dimainkan 25 kali oleh pelatih Jupp Heynckes, 17 di antaranya sebagai starter. Dari jumlah itu ia membuat 16 shot,on goal, mencetak dua gol plus tiga assist.

Martinez juga tampil baik di Liga Champions. Dari 11 pertandingan Bayern di musim ini, ia turun sembilan kali, dan semuanya dari menit pertama, setelah minggu lalu di Allianz Arena, saat timnya menggasak Barcelona 4-0.

Gelandang tengah 24 tahun itu diperkirakan bakal masuk starting line-up juga untuk laga nanti malam, atau Kamis (2/4/2013) dinihari WIB, di Camp Nou, sebuah stadion yang tentu saja tidak asing buat dirinya.

Jika Bayern mampu menjaga keunggulannya, mereka akan melangkah ke final, mengikuti jejak klub Jerman yang lain, Borussia Dortmund. Jika begitu, maka Martinez akan menjadi satu-satunya pemain Spanyol yang berada di Stadion Wembley pada 25 Mei mendatang, karena tidak ada kompatriotnya di tim Dortmund.

Sebelum ke sana, tentu saja Bayern harus menuntaskan keunggulannya atas Barca dan hal itu bukanlah perkara mudah. Menurut Martinez, timnya tak boleh lengah sedikit pun jika tak ingin sengsara di Catalan.

"Kalau ada tim yang bisa mengejar ketinggalan 0-4, maka itu adalah Barcelona. Kami harus berhati-hati," ungkap eks pemain Athletic Bilbao itu kepada majalah Jerman, Sport Bild.

"Coba lihat mereka saat melawan AC Milan, dan mereka memenangi leg kedua dengan skor 4-0," sambungnya.

Meski demikian Martinez tetap yakin Bayern akan menyingkirkan Barca. Salah satu faktornya adalah pelatih Heynckes sudah sangat mengenai sepakbola Spanyol, karena pernah menghabiskan total tujuh tahun melatih klub-klub "Negeri Matador": Bilbao, Tenerife dan Real Madrid.

"Heynckes tahu semuanya. Aku mendengarkan dia ngomongin Liga Spanyol, dan aku cuma bisa mengangguk-angguk. Pengetahuannya tentang liga di negeriku bahkan lebih baik daripada aku sendiri," imbuhnya.